PRAKTIK BAIK MTsN 3 CILACAP BERSAMA TANOTO FOUNDATION MENGEMBANGKAN MANAJEMEN BERBASIS MADRASAH

MTs NEGERI 3 CILACAP BERSAMA TANOTO FOUNDATION MENGEMBANGKAN PRAKTIK BAIK PEMBELAJARAN DAN MANAJEMEN BERBASIS MADRASAH
ditulis oleh Tim Literasi MTsN 3 Cilacap
Mengawali bulan Oktober tahun 2020, semua Tenaga Pendidik dan Kependidikan di MTsN 3 Cilacap melaksanakan dua kegiatan sekaligus. Hari ini, tepatnya Kamis 1 Oktober 2020 semua TPDK mengikuti upacara virtual dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila, dilanjutkan pendampingan Tanoto dalam rangka mewujudkan MTsN 3 Cilacap menjadi Madrasah Adiwiyata yang hebat bermartabat. Kedua acara tersebut dilaksanakan di lingkungan madrasah tepatnya di ruang kelas 9b dan 9c. Hadir secara langsung dalam acara ini Kepala MTsN 3 Cilacap Drs,H.Kusnandar,M.Ag beserta jajarannya.
Pada saat pendampingan Tanoto oleh Pengawas Achmad Sultan Nawawi, Sulasno dan Sutisman ada beberapa hal yang di paparkan, akan tetapi fokusnya hanya 3 hal saja, yaitu: pembelajaran bermutu, budaya baca dan MBS/MBM (Management Berbasis Madrasah).
Pembelajaran bermutu yang dimaksud adalah bagaimana pendidik melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan berpedoman pada prinsip MIKiR dalam kondisi bagimanapun. Meski kegiatan pembelajaran tatap muka belum diijinkan 100% dilaksanakan di dalam kelas, akan tetapi pendidik harus tetap kreatif dan inovatif demi ketercapaian tujuan pembelajaran dimaksud. Melalui praktek pembelajaran MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi) diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kondisi saat ini. Agar pembelajaran MIKiR tercapai, beberapa pendidik diberikan workshop disertai pendampingan dari stakeholder melalui berbagai cara, diantaranya daring dan luring.
Contoh penerapan pembelajaran MIKiR untuk mata pelajaran Seni Budaya adalah sebagai berikut: saat pendidik memperlihatkan video karya seni musik, otomatis peserta didik menyaksikan secara langsung, mendengarkan langsung atau hal ini bisa dikenal dengan istilah mengalami. Pada saat pendidik/ peserta didik menanyakan hal terkait materi yang diberikan, kemudian pendidik/ peserta didik memberikan tanggapan, hal ini dikenal dengan istilah interaksi. Ingat! Interaksi dikatakan berhasil jika ada proses diskusi antara unsur yang ada. Proses komunikasi dapat dilakukan saat peserta didik mempresentasikan/ memperlihatkan hasil karya/ tugasnya kepada orang lain untuk diapresiasi/ dievaluasi, dan kegiatan refleksi dapat dilakukan melalui kegiatan pendidik bersama peserta didik menyimpulkan materi yang dipelajari, mencari kelebihan kekurangan dari pelaksaan pembelajaran pada pertemuan tersebut, serta prepare materi pengayaan.
Indikator kesuksesan pembelajaran bermutu diantaranya yaitu apabila pendidik yang telah mempraktekkan kegiatan pembelajaran MIKiR tersebut bisa menuliskan pengalamannya, hingga dapat menginspirasi pendidik lain untuk melakukan hal serupa, guna peningkatan kualitas kegiatan pembelajaran di madrasahnya. Oleh karena itu, beberapa pendidik yang telah mempraktikkan kegiatan ini, hendaklah segera menuliskannya dan diviralkan melalui papan pajang online/ offline.
Beberapa indikator keberhasilan pembelajaran bermutu yang lain adalah: pendidik harus membuat LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) sendiri berdasarkan pada buku siswa sesuai kurikulum berlangsung, membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang sesuai dengan realisasi kegiatan pembelajaran, memprakarsai program MGMP intern madrasah yang terstruktur, meneladani diseminasi ilmu yang didapatkan agar pendidik mata pelajaran lain mendapatkan manfaatnya dan mampu mendesain ruang belajar sesuai tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Apabila terdapat kendala, dicari solusi terbaiknya demi ketercapaian tujuan pembelajaran bermutu di MTSN 3 Cilacap.
Program yang tidak kalah pentingnya adalah budaya baca/ literasi. Sebagai madrasah Adiwiyata yang melek literasi, MTsN 3 Cilacap telah berbenah dalam berbagai hal, diantaranya: membuat pojok baca (offline/ online), membuat papan pajang (offline/ online), memanjakan masyarakat dengan vitur e-book pada web resmi MTSN 3 Cilacap, program hibah buku non-pelajaran oleh alumni dan menganggarkan pembelian buku perpustakaan setiap tahun demi kesuksesan budaya baca di madrasah.
Program terakhir adalah MBS (Management Berbasis Sekolah/ Madrasah), melalui pendampingan dari Tanoto Foundation, akhirnya madrasah berhasil melakukan terobosan baru demi terwujudnya MTsN 3 Cilacap yang hebat bermartabat. Beberapa hal yang telah dilakukan diantaranya yaitu pihak madrasah telah berhasil membentuk paguyuban wali murid secara online dan menyelenggarakan rapat wali murid secara virtual.(TimLiterasiMadrasah2020)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- MTsN 3 Cilacap, Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MTsN 3 Cilacap
- Mandali, Gladi ANBK di MTsN 3 Cilacap
- Pembinaan dan Sosialisasi Presensi SIMANTAP
- Potret Upacara 17 Agustus, dari MTsN 3 Cilacap
Kembali ke Atas




